Oktober 10, 2011
Renungan ......
1. Ada yang mengatakan “syariah mewajibkan kitajauh dari amarah ,hawa nafsu, dan kemunafikan.
Ini sungguh mustahil, sebab kita diciptakan dengansifat inheren dalam diri kita.
Sama saja anda menyuruh kami membuat hitam jadi putih.
Oarang lupa bahwa syariah tdak menyuruh kita mematikan gairah gairah tsb. Melainkan menjaga dalam batas batas yang diperbolehkan . Sehingga dengan menghindari dosa dosa besar kita akan memperoleh ampunan untuk dosa dosa kecil
-IMAM AL-GHAZALI-
2. Bagi yang meng hendaki cinta kuajukan pertanyaan pertanyaa ini:
- Seberapa sering kau menghapus air mata seorang pecinta yang menangis kepada Allah?
-Pernahkah kau menitikan air mata karena cinta kepada Allah?
-Berapa malam pernah kau lewatkan tanpa tidur karena cinta kepada Allah?
-Pengorbanan apa yang sanggupkau tanggung demi cinta kepada Allah?
-SYEIKH MUZAFFIR-
3. Jangan menganggap karunia tuhan yang lamban, Namun anggaplah bahwa engkau merasakan kelambanan dirimu menghadap tuhan.
-IBN ‘ATHAILLAH-
4. Terkadang Allah membukakan pintu ibadah kepadamu ,Namun Dia tidak membukakan pintu penerimaan untukmu. Terkadang Dia tidak menetepkan prilaku dosa kepadamu namun dosa itu menjadi sebab wushulnya dirimu kepada-NYA.
-IBN ‘ATHAILLAH-
5. Ibrahim adham berkata” iman kepada Allah akan tertanan kokoh bila tiga sekat dihilangkan :
1. Kesenangan memiliki sesuatu
2. Meratapi kehilangan sesuatu
3. Menikmati rasa bangga
-IMAN AL-GHAZALI-
6. Janganlah kau mendekatkan diri kepada Allah dengan menunggu sampai kosongnya hati dari berbagai perintangnya. Sebab sikap demikianhanya memutuskan engkau dari muqarobah kepada-NYA ,padahal Allah telah menempatkan dirimu didalamnya.
-IBN ‘ATHAILLAH-
7. Jafar bertanya kepada Rabiah , kapankah seorang hamba dikatakan bersyukur kepada Allah?, Rabiah menjawab : Ketika ia menikmati penderitaan sama seperti iamenikmati karunia kebahagiaan.
-ABU THALIB AL -MAKI-
8. Janganlah engkau meninggalkan dzikir hanya karena tak bisa konsentrasi kepada Allah . sebab kelengahanmu dari berdzikir kepada Allah lebih berbahaya dari padakelengahanmu dalam berdzikir tanpa konsentrasi. Boleh jadi Allah berkenan mengakatmu dari kelengahanmu berdzikir menuju Allah menuju dzikir penuh kesadaran, dan daridzikir penuh kesadaran menuju dzikir yang merasakan kehadiranya dan dari dzikir merasakan kehadirannya menuju dzikir yang melupakansgalanya kecuali Dia yang sedang diingat (Allah).”dan yang demikian itu sekali-kali tidak sukar bagi Allah”.
-IBN ‘ATHAILLAH-
9. Barang siapa mengetahui tiga hal akan selamt dari tiga hal:
1. Dia yangmengetahui sang khalik tidak membuat kekeliruan pada makhluknya, akan selamat dari mencari cari kesalahan remeh.
2. Dia yang mengetahui bahwa Allah tidak pilih pilih kasih dalammembagi rezeki, akan selamat iri dan dengki.
3. Dia yang mengetahui dari apaia diciptakan,akan selamat dari keangkuhan.
-ABDULLAH ANSHARI-
10. Sadarilah sifar sifatmu niscaya Allah akan menolongmu dengan sifat sifatnya :
-Sadarilah kehinaan mu , niscaya Dia menolongmu dari kemuliaan.
-Sadarilah kekurangan mu,niscaya Dia akan menolongmu dengan kekuasaanya.
-Sadarilah kelemahan mu, niscaya Allah akan menolongmu dengan keagungan dan kekuasaanya.
-IBN ‘ATHAILLAH-
Langganan:
Postingan (Atom)
