Ini "Note" lama saya yang sekiranya dapat menambah
wawasan, wacana yang dapat dijadikan sebagai bentuk refleksi dan instrospeksi
ke dalam diri, terutama pada point ke 10 (it's me!). :)
Artikel ini saya adaptasi dari Eyes Wide Open: Cultivating
Discernment on the spiritual Path.
10 kategori berikut ini tidak dimaksudkan sebagai
"definisi" tetapi ditawarkan sebagai alat untuk menyadarkan kita dari
beberapa penyakit spiritual yang paling umum dan bersifat menular.
1. Fast-Food Spirituality: gabungan spiritualitas dengan
budaya seperti pada saat merayakan sebuah upacara adat dengan cara multitasking
untuk mendapat kepuasan instan dimana hasilnya adalah spiritualitas cepat saji.
Satu hal yang jelas adalah : transformasi spiritual tidak dapat dihasilkan
dalam waktu yang cepat.
2. Faux Spirituality: adalah meniru dengan kecenderungan
mengikuti cara berbicara, berpakaian dan bertindak yg diadopsi dari tingkah
laku guru/tokoh spiritual yang dikaguminya. Ini adalah jenis spiritualitas
imitasi.
3. Confused Motivations: Meskipun keinginan kita untuk
berkembang secara alami dan murni, tapi secara tidak sadar sering tercampur
dengan motivasi yang lebih rendah, termasuk ingin dicintai, keinginan untuk
dimiliki karena kebutuhan untuk mengisi kekosongan internal kita, keyakinan
bahwa jalan spiritual akan menghapus kita dari penderitaan dan munculnya ambisi
spiritual dengan keinginan untuk menjadi istimewa dan menjadi lebih baik atau
ingin berbeda dari yang lainnya.
4. Identifying with Spiritual Experiences: Pada penyakit
ini, ego kita mengidentifikasi dengan pengalaman rohani yang kita alami sendiri
lalu muncul keyakinan diri bahwa pengalaman itu adalah bentuk pemahaman/wawasan
yang timbul dalam diri kita yg terjadi pada waktu-waktu tertentu. Dalam
kebanyakan kasus, pengalaman seperti ini tidak berlangsung secara terus menerus
meskipun cenderung bertahan dalam waktu cukup lama dan kemudian merasa yakin
bahwa dirinya sudah tercerahkan lalu memulai untuk menjadi guru spiritual.
5. The Spiritualized Ego: Penyakit ini terjadi sangat
ter-struktur yang berasal dari ego pribadi yang sudah tertanam antara konsep
spiritual dan ide. Hasilnya adalah struktur egois yang "tahan peluru"
dimana Ketika ego menjadi spiritual, kita kebal untuk mendengar/merasakan atau
menerima masukan baru atau umpan balik yang konstruktif, Kita menjadi manusia
tak tembus peluru dan ini akan sangat menghambat pertumbuhan rohani kita
sendiri.
6. Mass Production of Spiritual Teachers: Adalah munculnya
kelompok-kelompok spiritual yang sedang trendi dimana akan menghasilkan
orang-orang yang percaya diri dan merasa sudah berada pada tingkat pencerahan
atau penguasaan spiritual padahal masih jauh dari tingkat spiritual yang
sebenarnya. Penyakit spitiual ini seperti sebuah ban berjalan, mengikuti
tahapan-tahapan latihan untuk mendapatkan wawasan yg dimaksud dan --- bam! -
tiba-tiba Anda sudah tercerahkan dan siap untuk mencerahkan orang lain dengan
cara yang sama. Masalahnya bukan guru tersebut menginstruksikan anda tetapi
anda merasa sudah mewakili dan merasa sudah mencapai dan memiliki penguasaan
spiritual tsb.
7. Spiritual Pride: kebanggaan Spiritual muncul ketika
praktisi tsb melalui upaya bertahun-tahun sudah berusaha dan pada dasarnya
sudah mencapai tingkat tertentu dari kebijaksanaan tsb dan pencapaian ini akan
mematikan Perasaan "superioritas spiritual" nya, ini merupakan gejala
dari penyakit menular secara rohani yang bermanifestasi sebagai perasaan secara
halus menganggap "Aku lebih baik dan lebih bijak karena aku
spiritualis."
8. Grup Mind: Juga digambarkan sebagai
"groupthink", mentalitas ibadah atau penyakit ashram, pikiran
kelompok merupakan virus berbahaya yang mengandung banyak unsur-unsur
tradisional yang merupakan ketergantungan individu. Sebuah kelompok spiritual
membuat perjanjian yang tidak tertulis dan tidak menyadari mengenai cara
berpikir, berbicara, berpakaian secara benar dan seharusnya. dengan demikian
masing-masing individu sudah terinfeksi dengan cara "pikiran
kelompok",sering kali individu akan ditolak keberadaannya jika sikap dan
tingkah laku tidak sesuai dengan aturan-aturan yang tidak tertulis dari
kelompok tsb.
9. The Chosen-People Complex: Merasa sebagai kelompok
orang-orang yang terpilih, Ini adalah keyakinan bahwa "Kelompok kami lebih
berkembang secara rohani, kuat, tercerahkan dan lebih baik daripada kelompok
lain dan merasa telah menemukan "kebenaran" dan "Tuhan"
10. "The Deadly Virus": "Aku sudah
tercerahkan": Penyakit ini begitu kuat yang memiliki kapasitas untuk
menjadi terminal yang mematikan untuk evolusi spiritual kita. Ini adalah keyakinan
bahwa "aku telah hadir" di tujuan akhir dari perjalanan spiritual.
kemajuan spiritual berakhir pada titik di mana kepercayaan ini sudah
mengkristal dalam jiwa, pada titik ini sudah percaya bahwa "aku"
telah mencapai ujung jalan dengan demikian pertumbuhan lebih lanjut sudah
berhenti.
Dalam Hal ini dengan semangat ajaran "Marc Gafni",
saya percaya bahwa bagian terpenting dari belajar "KEARIFAN" di jalan
"Spiritual" adalah menemukan "Penyakit EGO" yang sudah
meresap dan menipu yang berasal dari dalam diri kita sendiri'.
Sumber : Artikel ini disadur Langsung dari catatan facebook Saudara Pramana Pram