Saya bagikan
amalan yg pernah saya pakai begitu banyak setiap hari ketika saya masih belajar
untuk menemukan titik fokus kesadaran ketika wirid atau meditasi. Inilah latar
belakang meditasi MK3
"Audzubillah
himina syaiton nirojim, bismillah hirohman nirohim, alhamdulilah hirobbil
alamin arrahmani arrahim maliki yaumidin iyyakanamudu wa iyyaka nastain
ikhdinas shirotolmustaqim shirotol ladziina anamtaalaihim ghairil maghdubi
alaihim walaad daalin, amin
Saya juga
boleh bilang pakai Mantra Gayatri terus sekarang. Tetapi ini kan namanya
berbagi. Saya berbagi bahwa saya sudah pakai Doa Al Fatihah bahkan sebelum
saya mengenal apa yg namanya Mantra Gayatri. Saya tidak lupa asal-usul, dan
tidak malu membagikannya kepada semua orang. Al Fatihah juga universal, bisa
digunakan oleh siapa saja yg mau.
Mata ketiga
adalah kelenjar pineal, ada di tengah batok kepala kita, selalu terbuka karena
tidak ada kelopaknya. Anda bisa mencoba meditasi di cakra mata ketiga, kalau
mau.
Cara
meditasi di cakra mata ketiga mudah saja, yaitu duduk dengan punggung tegak.
Bisa bersila, bisa juga di atas kursi. Fokuskan kesadaran anda di titik antara
kedua alis mata. Rasakan saja kesadaran anda berada di titik itu. Rasakannya
dengan bola mata anda yg dipejamkan. Bisa juga setengah terpejam. Bisa sambil
dengar musik meditasi, bisa juga tidak. Bisa sambil baca mantera atau doa, bisa
juga tidak. Bisa pakai mantera atau doa apa saja yg diulang-ulang di dalam
hati. Yg penting, fokus kesadaran anda tetap di titik itu. Lakukan rutin tiap
hari, 30 menit di pagi hari, dan 30 menit di malam hari.
Jadi, tidak
ada itu yg namanya "Pembukaan Mata Ketiga", apalagi pake duit.
Guna
meditasi apa? Agar kita bisa grounded ke kesadaran sejati (ceileh!).
Arti Mantra
Gayatri bermacam-macam, tapi buat saya artinya tidak jauh berbeda dari Al
Fatihah, yaitu menuntun ke arah sikap ikhlas dan pasrah (ceileh again!)
For your
info, Al Fatihah yg saya pakai tidak persis sama seperti yg umumnya
dilantunkan. Al Fatihah saya diucapkan cepat sekali, 500 kali Al Fatihah dalam
waktu 45 menit saja, dengan fokus di cakra mata ketiga (kalau sekarang saya
pakai).
Dulu malahan
saya fokus di cakra gerbang alam semesta, yg letaknya di ujung jari-jari tangan
kita kalau dikatupkan di atas kepala dan diangkat setinggi-tingginya.
Waktu saya
pakai Al Fatihah, saya meditasi di cakra gerbang alam semesta. Belakangan saya
turunkan ke cakra mata ketiga karena lebih praktis. Oh (praktis.com)
Saya belajar
sendiri dengan susah payah untuk menurunkan gelombang otak. Nobody told me how
to do it. Dan, harus saya akui, pertama-kali saya berhasil menemukan titik
terang melalui tradisi Islam. Wirid, zikir, dengan tasbih panjang. Sekali duduk
500 X Al Fatihah, dulu saya bisa dalam waktu 45 menit saja. Setengah modar
untuk putar itu tasbih sambil tetap fokus agar amalan bisa diucapkan di dalam hati.
Akhirnya saya tahu rahasianya kaum Sufi, yaitu tetap fokus di satu
titik. Doa cuma alat bantu agar kesadaran bisa tetap fokus di satu titik.
Gelombang otak otomatis turun perlahan, tetapi fokus tetap tidak berubah. Tidak
melayang dan kosong melompong seperti disalah-kaprahkan oleh banyak orang.
Fokus. Why?
Karena kalau tidak fokus it is impossible to recite the ayat dengan begitu
cepat. Cepat sekali, very fast. Kalau tidak fokus bisa amburadul. And itu
bahaya. Bisa korslet. So, kalau tidak mau korslet, mau tidak mau kesadaran
harus fokus di satu titik. Tapi saya saat itu belum tahu harus fokus di titik
apa. Nobody told me how to do it. Makanya saya eksperimen fokus di cakra
paling tinggi which is cakra gerbang alam semesta, sampai akhirnya saya tahu bahwa
lebih praktis untuk fokus di cakra mata ketiga saja. Cakra gerbang memang ada
secara astral, tetapi kalau mau ada counterpart fisik, maka yg tertinggi adalah
cakra mata ketiga, yg tidak lain adalah kelenjar pineal, kelenjar yg letaknya
paling atas di tubuh manusia. Oh (latar belakang pemikiran)
Pertama kali
saya mulai, bahkan amalan tidak diucapkan di dalam hati, melainkan dikeluarkan
lewat mulut. Bisa dibayangkan the mulut komat kamit gak jelas mengeluarkan itu
amalan yg diucapkan dengan cepat sekali. Saya juga pakai buhur dan apel jin yg
bakarnya pakai kapas. Harus dibakar ketika wiridan. Dan macam-macam syarat lain
lagi, yg akhirnya semuanya saya lepas setelah saya temukan kuncinya, yaitu
fokus. Dengan punggung dan wajah tegak. Tanpa perlu membungkuk-bungkuk seperti
kebiasaan orang di tradisi itu. Yg saya pertahankan adalah bacaannya yg cepat
itu. Bahkan sampai sekarang saya tetap menggunakan amalan or mantera dengan
cepat sekali ketika meditasi. Amalannya bernama Mantra Gayatri, dan saya
ucapkan berulang-ulang dengan cepat sekali di dalam hati, sambil fokus di cakra
mata ketiga. Oh (buka rahasia)
ntu saja
saya juga pakai rujukan dari tradisi-tradisi lain, termasuk tradisi spiritual
dari Tibet, tradisi spiritual Yahudi (Kabalah), dan bahkan juga tradisi
spiritual Jawa. Saya temukan, ada sesuatu yg disembunyikan. Yg disembunyikan
adalah fokus kesadaran di cakra mata ketiga. Biasanya orang didorong untuk
fokus di dada. Orang tidak bisa terlepas dari fokus di dada, kecuali menemukan
sendiri ada sesuatu yg disembunyikan. Saya termasuk yg menemukan sendiri.
Karena saya tahu susah payahnya, maka sekarang saya bagikan saja untuk mereka
yg mau. Saya langsung bilang, itu lho fokusnya. Bisa dipelajari sendiri kalau
mau. I am NOT a guru spiritual. I am only a sparing partner. Cuma teman
berbagi. Oh (kawanberbagi.com)
Harus dengan
punggung tegak ketika anda baru mulai. At least beberapa bulan pertama ketika
anda mulai wirid atau meditasi rutin, punggung harus tegak. Punggung tegak
adalah jalur jalannya energi dari cakra dasar sampai cakra mahkota. Dari tulang
ekor anda sampai ke puncak kepala, dan dari sana turun lagi ke bawah. Naik
turun dari atas ke bawah juga ada di semua tradisi spiritual, walaupun
istilahnya berbeda-beda. Untuk saya, ada tambahan pengertian, yaitu tentang
masuknya energi alam semesta lewat telapak tangan kiri, dan keluar dari telapak
tangan kanan. Dulu saya pakai kristal-kristal ketika meditasi. Dan the kristals
menarik energi lewat telapak tangan kiri saya, dan mengeluarkannya lewat telapak
tangan kanan saya. Oh (maklumlahklenik.com)
Untuk
menutup sesi sharing dari saya kali ini, saya copas-kan kembali apa yg saya
sudah tulis di atas. Anda bisa langsung praktekkan, dan bisa konsultasi
langsung dengan saya lewat inbox. Konsultasi lewat inbox is gratis. Yg bayar
kalau saya buat acara pelatihan di darat karena perlu sewa tempat and pesan
makanan.
So, inilah
inti dari praktek meditasi MK3:
"Mata
ketiga adalah kelenjar pineal, ada di tengah batok kepala kita, selalu terbuka
karena tidak ada kelopaknya. Anda bisa mencoba meditasi di cakra mata ketiga,
kalau mau.
Cara
meditasi di cakra mata ketiga mudah saja, yaitu duduk dengan punggung tegak.
Bisa bersila, bisa juga di atas kursi. Fokuskan kesadaran anda di titik antara
kedua alis mata. Rasakan saja kesadaran anda berada di titik itu. Rasakannya
dengan bola mata anda yg dipejamkan. Bisa juga setengah terpejam. Bisa sambil
dengar musik meditasi, bisa juga tidak. Bisa sambil baca mantera atau doa, bisa
juga tidak. Bisa pakai mantera atau doa apa saja yg diulang-ulang di dalam
hati. Yg penting, fokus kesadaran anda tetap di titik itu. Lakukan rutin tiap
hari, 30 menit di pagi hari, dan 30 menit di malam hari.
Jadi, tidak
ada itu yg namanya "Pembukaan Mata Ketiga", apalagi pake duit."
Faedah
meditasi MK3 apa? Banyak. Intuisi akan bermunculan sambung menyambung menjadi
satu. Kebetulan demi kebetulan, yg namanya sinkronisitas. Seperti kebetulan
tapi bukan kebetulan. Seperti ada yg menyambung satu sama lain. Tetapi, setelah
bertahun-tahun menjalaninya, akhirnya saya kembali lagi ke essensi yg pertama
kali saya peroleh yaitu ikhlas dan pasrah. Ikhlas artinya merelakan masa lalu
menjadi masa lalu. Pasrah artinya merelakan masa depan menjadi masa depan. Kita
hidup hanya disini dan saat ini. Here and now. Cuma sebegitu saja akhir
perjalanan spiritual kita. Oh (balik ke titik awal)
Sensasi yg
anda alami ketika meditasi bisa bermacam-macam. Anda bisa merasa melihat jin,
bisa merasa cenat cenut, bisa merasa tenang, macam-macam. Sensasi dari kata
sense, artinya rasa. Semua yg anda rasakan adalah sensasi. Oh (sensasi.com)
Asal anda
tidak memaksakan diri, pastilah akan ketemu titik fokus meditasi yg paling pas
untuk anda. Titik di antara kedua alis mata hanya patokan kira-kira yg saya
berikan. Ada yg pasnya lebih ke atas. Ada yg tepat di puncak kepala. So, semua
titik di kepala bagian atas otomatis akan jatuh di kelenjar pineal atau cakra
mata ketiga. Makanya anda harus coba sendiri, dan dapatkan titik fokus yg
paling pas untuk anda. Oh (tips gratis)
Belief
system seputar Al Fatihah banyak sekali, termasuk untuk memanggil makhluk
halus. Kalau mau percaya tentu saja tidak dilarang. Tidak mau percaya juga
tidak dipaksa. Oh (suka-suka.com)Keindahan Al Fatihah adalah dalam bahasa aslinya. Kalau sudah di-Indonesia-kan keindahannya berkurang. Oh (jujur aja)
Tafsir Al
Fatihah dalam bahasa Indonesia banyak sekali, bisa search sendiri. Saya
membatasi tulisan ini mengenai teknik meditasi menggunakan wirid Al Fatihah.
Bukan tafsir yg bisa bermacam-ragam tergantung kesukaan penafsirnya sendiri,
walaupun saya cenderung mengartikan Al Fatihah sebagai bahasa simbolik yg
isinya mengenai melepaskan segala macam keterikatan. Ada shirataalmustaqim
disitu, titian serambut dibelah tujuh. Anda tidak bisa lewat shirataalmustaqim
dengan membawa apapun. Tidak bisa membawa tubuh anda, harta benda anda, bahkan
amal ibadah anda. Hanya dengan ikhlas pasrah anda bisa melewati
shirataalmustaqim.
Tentu saja
anda bisa pakai doa apa saja, mantera apa saja. Saya cuma berbagi tentang awal
perjalanan spiritual saya. Malahan saat ini saya sudah sampai pada pengertian
bahwa doa atau mantera cuma alat bantu agar kesadaran kita bisa fokus di satu
titik. Untuk menurunkan gelombang otak kita harus fokus, sehingga ketika
gelombang otak kita turun kita tetap sadar. Kalau tidak sadar namanya tidur
pulas. Oh (dan itu bukan meditasi)Sumber : Artikel ini disadur lamgsung dari catatan facebook Saudara Leonardo rimba
aku coba ya, 1 bulan kedepan aku komen lage.
BalasHapusWahh, superr skali... sangat bermanfaat... ada 1 lg amalan / mantra yg bs dipakai, yaitu "Om Mani Padme Hum".
BalasHapusal-fatihah...
BalasHapusMohon izin tuk menggunakan
BalasHapus